15 Januari 2018

Dinding Rumah Anda Bocor? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Apa jadinya jika rumah yang dibangun menampilkan kemapanan dan kerajinan penghuninya banyak bercak lembab pada dinding interiornya akibat dari rembesan bocor dinding rumah?

Ilustrasi Penyebab Dan Cara Mengatasi Dinding Rumah Yang Bocor

Berikut ini adalah beberapa penyebab dan cara mengatasi dinding rumah yang bocor yang dilansir dari sinarpropertygroup.wordpress.com.

Retak Rambut Dinding Interior

Adanya retak rambut pada dinding rumah anda, biasanya dikarenakan terdapat unsur pembentuk plesteran yang kurang bersih atau mengandung tanah dan material lainnya. Bisa juga karena air yang digunakan untuk mengaduk semen berasal dari selokan. Penyebab lainnya juga bisa karena proses pengacian dilakukan saat plesteran belum kering sempurna.

Solusi yang bisa kita lakukan cukup mudah, yaitu dengan memperbesar sedikit retak-retak rambut tersebut dan tutuplah retakan dengan plamir tembok. Tunggu hingga plamir mengering sempurna, barulah kita lakukan finishing.

Dinding Dengan Rumah Tetangga yang Berhimpitan

Posisi rumah yang berdempetan dengan rumah tetangga kadang memang menimbulkan beberapa masalah, terutama masuknya rembesan air dari celah dinding yang berbatasan dengan tetangga.

Solusi yang dapat kita lakukan adalah dengan menutup celah tersebut dengan plesteran lalu lapisi dengan Pelapis Anti Bocor (Waterproofing).

Dinding Luar Belum Diplester

Dinding lembab memang seringkali kita jumpai pada dinding rumah yang belum diplester. Daya kapiler membuat air hujan meresap melalui pori-pori material dinding, menembus ketebalan dinding dan membentuk pola air pada dinding.

Tentu saja solusinya adalah dengan memplester dinding luar dengan perbandingan material semen dan pasir 1:3, sebelum diaci tunggu plesteran kering total atau kurang lebih 2 minggu setelah diplester.

Naiknya Air Permukaan Tanah Atau Pipa Air yang Bocor

Biasanya bercak kelembaban terjadi terus menerus sepanjang waktu, tidak mengenal waktu cerah ataupun hujan dan teralokasi di bawah sekitar satu meter pada dinding rumah. Air tanah yang masuk ke dinding interior melalui kapiler material semen ini umumnya disebabkan oleh kualitas material plesteran yang rendah, baik pada dinding luar maupun dalam. Dari penyebab ini, langkah yang bisa kita lakukan adalah dengan mengerok plesteran sekitar satu meter dari permukaan dan menggantinya dengan plesteran baru menggunakan komposisi pasir dan semen 3:1 lalu barulah dilakukan pengecatan dengan prosedur yang sesuai.

Sedangkan jika disebabkan karena adanya kebocoran pipa air, biasanya dapat diindikasi sekitar satu meter dari dinding dasar. Gejalanya mudah terlihat dan umumnya lebih parah dari bercak basah lainnya. Solusi untuk mengatasinya tentu saja dengan mengganti pipa yang bocor tersebut lalu plester dengan komposisi material yang sesuai.

pembatas

Demikianlah penjabaran singkat mengenai penyebab dan cara mengatasi dinding rumah yang bocor. Semoga bermanfaat!